Kamis, 16 April 2015

asian games 2014

Tugas proyek

“asian games 2014”























SMPN 1 SALAMAN
Jln. Pangeran diponegoro Salaman Telp (0293)-335206 KP. 56162
Fax : (0293)335206 Email : spenasal_mgl@yahoo.com











Daftar isi :
1.      Daftar isi……………………………………………………………………………....
2.      Kata pengantar………………………………………………………………………...
3.      Latar belakang………………………………………………………………………...
4.      Isi……………………………………………………………………………………..
5.      Hasil wawancara……………………………………………………………………
6.      Penutup………………………………………………………………………………..
7.      Daftar pustaka………………………………………………………………………..
8.      Penyusun………………………………………………………………………………





































KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “ASIAN GAMES 2014”.
Laporan ini sebagai perwujudan hasil jerih payah kami mengumpulkan berbagai berita tentang ASIAN GAMES 2014 dan mendatangi narasumber.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terkait dalam kunjungan dan penyusunan laporan ini.
Kami mengharapkan agar laporan ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca tentang masalah-masalah yang ada di balik suksesnya Indonesia dalam mengikuti Asian Games 2014.
Dalam penyusunan laporan ini masih banyak terdapat kesalahan sehingga kami mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan ini.



LATAR BELAKANG

           




























Pengadaan Peralatan dari Karate sampai Renang, Penyebab Roy Suryo Marah
http://assets.kompas.com/data/photo/2014/09/23/0103291Kontingen-indonesia-resized780x390.jpg
AFP PHOTO/JUNG YEON-JE Kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Jumat (19/9/2014).

JAKARTA,KOMPAS.COM – Pada hari terakhir menjadi menteri pemuda dan olahraga di Kabinet Indonesia Bersatu II, Roy Suryo masih harus berhadapan dengan karut marut pengadaaan peralatan para altet Asian Games 2014.
Seperti di kutip dari harian kompas edisi Rabu (15/10/2014), Zulkarnaen Purba, ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi pengurus besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FB FORKI) di Jakarta, selasa (14/10/2014), menuturkan, FB FORKI mengeluarkan dana talangan Rp 300 juta selama lebih kurang enam bulan pelatnas berlangsung. Dana itu untuk membeli sejumlah peralatan tanding dan latihan.
Mereka berharap dana yang telah dikeluarkan akan diganti pemenang tender. Yang terjadi, PT Cipta Mitraya justru mengajukan pengunduran diri dan menyatakan tidak sanggup menyediakan peralatan. Kemenpora pun membatalkan proses lelang peralatan untuk ajang Asian Games 2014.
Soal penggantian dana talangan yang dikeluarkan induk cabang olahraga, Kemenpora mengatakan, dana tersebut hampir mustahil diganti (reimburse). Pasalnya, tidak ada ketentuan anggaran yang memberikan dana dan peralatan selain lewat mekanisme proyek (Kompas, 14/10/2014).
Albert berharap, jika penggantian dana talangan mustahil dilakukan, pemerintah mesti mengganti dengan cara menambah jatah peralatan atlet untuk SEA Games 2015.
Sebelumnya, persoalan terkait pengadaan barang ini sudah mengemuka dari cabang olaharga boling. Harian Kompas edisi Jumat (10/10/2014) menulis peralatan latihan dan pertandingan boling untuk Asian Games Incheon, Korea Selatan, belum dibayar.
Cek untuk pembayaran sebesar Rp 900 juta yang diberikan pemenang lelang kepada pemasok peralatan ternyata tidak bisa diuangkan. Cek tersebut berasal dari perusahaan pemenang lelang pengadaan peralatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) Oky Harwanto, di Jakarta, Kamis (9/10/2014), mengungkapkan, perusahaan pemenang lelang dan pemasok sudah bertemu dan menyepakati harga. Namun, hingga hitungan belasan hari sebelum atlet bertolak ke Incheon, 17 September, peralatan latihan dan pertandingan belum diterima.
Oky  mengatakan akhirnya perusahaan pemenang lelang memberikan jaminan kepada jaminan pemasok berupa cek. Dengan jaminan itu, pemasok bersedia memberikan peralatan boling kepada atlet pada tanggal 9 November 2014. “jumat (3/10/2014), pemasok peralatan membawa cek itu ke bank. Ternyata cek tidak bisa dicairkan.” Katanya.
Merujuk situs Layanan Pengadaan secara Elektronik Kemenpora, pemenang lelang adalah perusahaan yang beralamat di Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan itu memenangi lelang pengadaan peralatan latihan dan pertandingan olahraga dalam rangka Program Indonesia Emas dengan penawaran paling rendah dibandingkan perusahaan lain, Rp 18,3 miliar dari pagu Rp 24,9 miliar.
Menurut Oky, perusahaan pemasok peralatan boling percaya dan bersedia memberikan barang karena kenal baik dengan pengurus PB PBI.
Jaminan kontraktor
Oky menambahkan kejadian semacam ini bukan pertama kali terjadi. “peralatan pertandingan boling untuk Asian indoor and Martial Arts Games di Incheon 2013 juga tidak dibayar. Besarnya Rp 250 juta, tanpa jaminan. Akhirnya PB PBI  yang menalangi. Kalu tidak, kami tidak percaya lagi oleh pemasok untuk Asian Games, PB PBI tidak mau menalangi karena ada jaminan,”ujarnya.
Pelatih tim renang Indonesia, Albert C Sutanto, Jumat (10/10/2014), mengemukakan, pihaknya membeli sendiri peralatan bertanding senilai Rp 150 juta. Hal itu dilakukan atas kesepakatan dengan kontraktor ketika bertemu sepekan sebelum Asian Games dimulai pada 19 September.
”Waktu itu, saya bertemu Pak Trica (perwakilan dari Cipta Mitraya) untuk meminta peralatan bertanding. Namun, dia menyuruh pengurus membeli terlebih dahulu peralatan yang dibutuhkan dengan alasan waktu sudah mepet,” ungkap Albert.
Kontraktor lalu berjanji mengganti biaya pembelian seusai Asian Games. Sayang, hingga kini kontraktor tidak mampu memenuhi janji tersebut. ”Saya mencoba menghubungi kontraktor berulang kali, tetapi tidak bisa,” ujar Albert.
Albert pun mencoba meminta pertanggungjawaban Komite Olahraga Nasional Indonesia. Namun, Albert diminta menanyakan hal itu kepada Satlak Prima atau Kementerian Pemuda dan Olahraga. ”Mereka malah saling melempar tanggung jawab,” ujar mantan perenang nasional itu.



















PENUTUP
Kami berharap apapun yang ada di dalam laporan yang kami susun ini semoga bermanfaat bagi penbacanya dan menambah pengetahuan mereka. Kami berharap apabila terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan ini agar dimaafkan. Karena kami tidak terlalu mahir dalam menyusun laporan yang baik.






















DAFTAR PUSTAKA






















PENYUSUN
1.      Fadhila Septiyaning (09)
2.      Layinatu Khusniyatinna’im (11)
3.      Shabrillah Murni (24)
4.      Via oktantri (27)


1 komentar:

  1. PROMO NEW MEMBER 15%

    DewaZeus adalah partner dari situs ZeusBola, yg merupakan master agen master bandar taruhan judi bola, Casino, Poker, taruhan sabung ayam online S128, CF88 DewaPoker, Live Casino Dealer Resmi Lisensi Filipina Paling Terpercaya di Indonesia, hanya di http://104.248.148.252/.

    Yang Merupakan Duta Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola telah berkerja sama bersama maskapai Sbobet beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh pemerintah Isle of Man terhadap beroperasi sebagai juru taruhan latihan jasmani sedunia.

    https://dewazeus.site/tips-penting-memilih-agen-poker-online-deposit-via-pulsa-terpercaya/
    https://dewazeus.site/situs-poker-online-deposit-via-pulsa-termurah-hanya-25rb/
    link alternatif zeusbola

    bonus deposit s128

    Kunjungi juga link alternatif maxbet nova88 nova 888, main langsung maxbet nova88.

    BalasHapus